Instalasi Subversion Di Ubuntu

Salah satu revision control system yang cukup populer adalah Subversion.  Dengan Subversion pengembangan software secara masal dapat dilakukan. Sebagian besar project-project software open source menggunakan Subversion. Nah ingin lebih tau tentang Subversion klik saja disini. Subversion terintegrasi dengan baik pada IDE-IDE Java seperti NetBeans, Eclipse dan IntelliJ IDEA.

Nah sekarang gimana cara Instalasi Subversion ??. Kali ini akan saya contohkan Instalasi Subversion di Ubuntu dan bagaimana konfigurasinya agar Subversion dapat di Checkout baik secara manual ataupun dari tool visual seperti RapidSVN, TortoiseSVN, NetBeans dan tool-tool yang lain.

Langkah-langkah Instalasi Subversion di Ubuntu:

  1. Pastikan source repository Ubuntu telah benar, apabila belum maka atur terlebih dahulu pada Synaptic Package Manager (System -> Administration -> Synaptic Package Manager).
  2. Buka konsole kemudian jalankan perintah
  3. sudo apt-get install subversion Windows

    Atau dari Synaptic Package Manager pilih paket yang bernama “subversion”.

  4. Setelah terinstall maka beberapa command standar subversion sudah dapat diakses lewat konsol antara lain.
  5. svnadmin
    untuk administrasi repository seperti create repository, delete repository dan lain-lain.

    svn
    sebagai client dari subversion dengan command ini kita dapat melakukan commit, update, dan lain-lain.

    svnserve
    Server Subversion. Dengan menggunakan ini maka repository dapat diakses melalui protokol svn://

    Tambahkan --help setelah command untuk membuka file help apabila ingin mengetahui lebih jauh tentang fungsi dari command-command diatas.

  6. Ada beberapa protokol yang dapat digunakan untuk mengakses repository Subversion antara lain :
  7. Setelah berhasil terinstall maka kita dapat membuat sebuah repository baru. Jalankan
  8. sudo svnadmin create [path tujuan]

    Akan terbentuk repository Subversion baru pada [path tujuan]. Contoh :

    sudo svnadmin create /var/lib/svn/repo

    Repository akan terbentuk pada /var/lib/svn/repo. Pastikan [path tujuan] memiliki free space yang cukup.

  9. Setelah repository terbentuk selanjutnya kita dapat menggunakannya. Karena repository Subversion hanya berisi file konfigurasi dan database yang bukan merupakan file sebenarnya karena itu terlebih dahulu repository tersebut harus kita Checkout ke direktori lain (Working Directory). Untuk melakukannya kita dapat menggunakan command svn
  10. sudo svn checkout [path asal repositori] [working directory]

    Contoh :

    sudo svn checkout /var/lib/svn/repo /home/user/project
    sudo svn checkout file:///var/lib/svn/repo /home/user/project

    Setelah itu kita akan mendapatkan Working Directory pada /home/user/project. Yang berarti segala file didalam /home/user/project akan dapat di commit kedalam repository Subversion.

Subversion telah selesai terinstall dan siap digunakan. Pada contoh diatas checkout baru dapat dilakukan lewat protokol file:// atau dengan kata lain diakses dari local disk. Nah bagaimana kalau repository Subversion kita inginkan untuk diakses lewat LAN atau lewat Internet. Tunggu Posting berikutnya.

7 Tanggapan

  1. [...] Server Local Subversion Ditulis pada Nopember 27, 2008 oleh jasoet Pada postingan sebelumnya telah kita bahas instalasi Subversion di Ubuntu. Nah sekarang kita akan mencoba membuat Subversion [...]

  2. [...] Server Local Subversion 27Nov Categories: Open Source, Tutorial Pada postingan sebelumnya telah kita bahas instalasi Subversion di Ubuntu. Nah sekarang kita akan mencoba membuat Subversion [...]

  3. wah,, seru juga kayaknya,,
    ^_^

  4. bingung gw

  5. taQ mngerTih … @.@

  6. Thank you for sharing

Tinggalkan Balasan